Gejala Tumor Otak

Gejala Tumor Otak – Tumor otak adalah pertumbuhan abnormal primer, metastatic, atau perkembangan yang berasal dari dalam otak atau yang menyokong struktur otak. Pengobatan dan prognosis dipengaruhi oleh beberapa faktor. (1) tipe tumor, (2) lokasi tumor, dan (3) kondisi pasien. Pengobatan gejala tumor otak biasanya meliputi kraniotomi, yaitu pembedahan terbuka pada bagian cranium. Manifestasi klinis ditentukan dari area otak yang terkena dan luasnya penyakit. Jenis-jenis keluhan atau perubahan tertentu mendorong kecurigaan dokter bahwa seorang yang lanjut mengalami tumor otak.

Hal ini ditandai dengan gejala tumor otak meliputi sakit kepala pada seseorang yang normalnya tidak mengalami serangan epilepsy atau perubahan kepribadian, atau kesulitan bergerak dengan benar. Sakit kepala amatlah lazim terjadi. Beberapa orang mengalaminya sepanjang hidup mereka, tapi bukan mereka yang sakit kepalanya mengundang kekhawatiran. Orang-orang yang butuh perhatian adalah mereka yang tak pernah sakit kepala sebelumnya dan tiba-tiba mulai mengeluhkannya.

Gejala tumor otak menyebabkan sakit karena tengkorak seperti kotak tertutup dengan jumlah ruangan terbatas didalamnya. Ketika tumor mulai tumbuh dan memakan tempat, komponen otak harus bergeser untuk member ruang bagi tumor dan begitu tumor membesar, tekanan di dalam tengkorak pun naik. Kedua reaksi terhadap tumor ini mengakibatkan sakit kepala. Pada saat orang lanjut usia mengalami serangan mendadak untuk pertama kalinya, nyaris selalu ada penyebab yang dapat dilihat. Tak jarang serangan itu dipicu oleh stroke atau luka kepala dan sesekali seperti kasus yang lain mengindikasikan tumor otak. Serangan mendadak tidak member petunjuk mengenai jenis tumor tapi member kesan bahwa tumor itu ada.

Gejala tumor otak adalah masalah ingatan, apathy, kehilangan inisiatif, atau perubahan lain dalam kepribadian bisa menjadi tanda peringatan sejumlah penyakit otak seperti penyakit Alzhaimer atau depresi. Mereka pun bisa berkaitan dengan tumor otak, biasanya dibagian depan otak. Penyebab gejala perilaku ini sulit sekali dipilah pada pengujian klinis, satu alasan kenapa orang-orang dengan kemungkinan demensia menjalanjan studi pencitraan orak sebagtai bagian evaluasi mereka. Penyakit demensia, contohnya penyakit Alzhaimer belum dapat disembuhkan, tapi seringkaliĀ  dimungkinkan menemukan dan mengangkat penyakit tumor bila memang itu penyebab sebenarnya.

Gejala tumor otak bergantung pada posisi tumor. Apabila terdapat pada satu bagian otak yang berasisuasi dengan bahasa, atau dalam bagian yang terkait gerakan, tumor yang membesar akan mengganggu bagian otak ini dan mengakibatkan masalah khusus dalam bahasa atau gerakan. Jika dokter mencurigai tmor otak,langkah pertama adalah melakukan studi pencitraan otak. MRI menjadi pilihan terbaik, pemindai CT agak kurang akurat karena beberapa bagian otak sulit sekali dilihat melalui teknik itu. MRI memperlihatkan ada tidaknya tumor, tapi biasanya bukan jenisnya. Guna menetukannya, sepotong tumor harus diangkat dengan prosedut yang disebut biopsy, dan menguji dibawah mikroskop.

pemeriksaan-tumor-otak

Gejala tumor otak yang umum terjadi adalah :

  1. Gejala serebral umum, biasanya ditandai dengan nyeri kepala dan juga kejang
  2. Gejalan tekanan tinggi intrakranial
  3. Gejala tumor otak yang terjadi dengan spesifik
  4. Gejala serebral umum
    Biasanya gejala ini terjadi dengan perubahan mental yang sifatnya ringan atau yang biasa disebut dengan Psikomotor asthenia yang bisa dirasakan oleh mereka yang mempunyai hubungan dekat dengan penderita, misalnya penderita menjadi lebih mudah tersinggung, menjadi emosi, labil, mudah lupa, dan terjadinya aktivitas yang mengalami kelambatan mental serta sosial, hilangnya spontanitas dan inisiatif, dan mungkin juga ditemukan cemas yang berlebihan atau juga depresi. Biasanya gejala ini akan berjalan dengan progresif dan bisa dijumpai pada 2/3 kasus penyakit tumor otak.
  5. Nyeri kepala
    sekitar 1% penyebab dari nyeri kepala adalah penyakit tumor otak dan juga sekitar 30% dari gejala tumor otak yang paling awal ditandai dengan nyeri kepala. Sedangkan gejala lanjutan yang terjadi adalah ditemukan pada sekitar 70% kasus. Biasanya tingkat nyeri kepala yang terjadi bisa beragam dari yang ringan dan episodik sampai yang berat dan juga berdenyut. Namun yang paling umum adalah nyeri kepala menjadi semakin bertambah berat terjadi di malam hari dan disaat sedang bangun tidur di pagi hari serta dalam keadaan dimana terjadinya suatuu peninggian pada tekanan tinggi intrakranial. Adanya suatu nyeri kepala dengan psikomotor asthenia harusnya dicurigai sebagai penyakit tumor otak.
  6. Muntah
  7. Kejang
  8. Gejala tekanan tingi intrakranial
    Biasanya nyeri kepala yang terjadi pada daerah frontal dan juga oksipital yang muncul di pagi hari dan juga malam hari, muntah yang terjadi proyektil dan kesadaran yang menurun. Kemudian pada pemeriksaan yang pada akhirnya ditemukan papil udem. Dalam keadaan ini perlu adanya suatu tindakanĀ  yang segera karena pda setiap saat terdapat potensi untuk munculnya herniasi. Dan selain itu bisa dijumpai juga parese N.VI yang merupakan suatu bentuk akibat dari tegangnya N.VI oleh TITIK. Biasanya tumor-tumor yang memberikan gejala atau tanda TITIK tanpa adanya suatuu gejala-gejala fokal atau juga lateralisasi merupakan meduloblatoma, spendimoma dan juga ventrikel III, haemoangioblastoma serebelum dan craniopharingioma.

=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in gejala tumor otak and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.