Nyeri Kepala Gejala Awal Tumor Otak

Penyakit tumor otak merupakan salah satu tumor susunan saraf pusat, baik ganas maupun tidak. Tumor ganas disusunan saraf pusat adalah semua proses neoplastik yang trdapat di dalam ruang intracranial atau dalam kanalis spinalis yang mempunyai sebagian atau seluruh sifat-sifat proses keganasan spesifik seperti yang berasal dari sel-sel saraf di meningen otak, termasuk juga tumor yang berasal dari sel penunjang (neuroglia), sel epitel pembuluh darah, dan selaput otak. Tumor otak menyebabkan gangguan neruologis progresif yang disebabkan oleh dua faktor yaitu gangguan fokal oleh tumor dan kenaikan tekanan intracranial (TIK). Ganguan fokal terjadi apabila terdapar penekanan pada jaringan otak dan infiltrasi atau invasi langsung pada parenkim otak dengan kerusakan jaringan neuron. Salah satu gejala tumor otak adalah nyeri kepala gejala awal tumor otak.

Nyeri kepala gejala awal tumor otak dapat dibagi menjadi :

  1. Nyeri kepala dengan dasar patofisiologis yang jelas (nyeri kepala sekunder)
  2. Nyeri kepala dengan pathogenesis yang belum jelas (sindrom nyeri kepala primer)

brain-tumor

Nyeri kepala gejala awal tumor otak dengan dasar patofisiologisnya yang jelas dapat mengancam nyawa penglihatan atau fungsi neurologis pasien lainnya. Sindrom nyeri kepala primer umumnya lebih ringan (lebih sering pada kasus migren) dan nyeri kepala tipe tegang/tension) tetapu tetap merupakan sumber morbiditas yang signifikan.

Nyeri kepala disebabkan oleh peningkatan intracranial, misalnya yang disebabkan oleh tumor serebral, umumnya terjadi pada saat bangun atau dapat membangunkan pasien dari tidurnya. Pada siang haru gejala dapat membaik. Nyeri mendadak didaerah oksipital memiliki arti klinis tertentu. Nyeri kepala diperberat saat bersin, mengejan, membungkuk, mengangkat beban atau berbaring yang semuanya ini dapat meningkatkan tekanan intracranial. Terdapat pula mual dan muntah. Muntah yang proyektil(efforteless vomiting) dengan satu tanpa disertai mual adalah gejala massa pada fosa posterior, dekat ventrikel otak keempat yang mengiritasi pusat muntah.

Walaupun tanpa tanda-tanda tumor otak neurologis, pasien dengan nyeri kepala oksipital pada pagi hari sebaiknya dilakukan pemeriksaan CT scan untuk menyingkirkan kemungkinan massa intracranial, tetapi hanya sebagian kecil yang terbukti terdapat tumor otak. Sebaliknya, pasien dengan tumor otak jarang sekali hanya mengeluhkan nyeri kepala saja. Nyeri kepala dapat merupakan gejala yang relative ringan dan gejala neurologis  lain lebih dominan.

Nyeri kepala juga dapat disebabkan oleh tekanan intracranial yang rendah. Ciri dan nyeri kepala ini berhubungan dengan postur tubuh, nyeri akan membaik dengan cepat jika berbaring. Walaupun nyeri seperti ini telah lama diketahui disebabkan oleh fungsi lumbal, namun nyeri kepala tekanan rendah spontan, ini merupakan fenomena yang semakin sering ditemukan.

Nyeri Kepala Gejala Awal Tumor Otak biasanya ditunjukkan dengan presetnase 30%. Dan gejala yang selanjutnya terjadi ditemukan sekitar 70% kasus. Biasanya nyeri kepala yang terjadi juga bervariasi dari gejala yang ringan sampai juga gejala yang terjadi episodik sampai yang berat dan berdenyut. Kemudian selain nyeri kepala, gejala lainnya yang dirasakan kepala menjadi semakin berat di malam hari dan disaat bangun tidur dimana terjadi suatu keadaan peninggian tekanan tinggi intrakranial. Nyeri kepala yang terjadi dengan psiomotor asthenia biasanya harus dilakukan pemeriksaan karena dicurigai merupakan salah satu gejala dari tumor otak.

Selain Nyeri Kepala Gejala Awal Tumor Otak, gejala lainnya yang tunjukkan sebagai gejala dari penyakit tumor otak adalah muntah. Pada 30% kasus, biasanya yang terjadi nyeri kepala dan lebih sering gejala ini terjadi pada tumor di fossa posterioir dan umumnya juga muntah sifatnya proyektif namun tidak disertai dengan mual.

tumor-otak

Gejala lainnya yang ditunjukkan adalah kejang. Kejang yang terjadi biasanya muncul 2% pada penyakit tumor otak. Harus dilakukan pemeriksaan jika kejang yang terjadi akibat tumor otak ditandai dengan gejala seperti dibawah ini :

  1. Kejang yang terjadi pertama kali terjadi di usia lebih 25 tahun
  2. Biasanya mengalami post iktal paralisis
  3. Terjadinya status epilepsi
  4. Resisten yang terjadi pada obat-obatan untuk epileps
  5. Bangkitan kejang terjadi biasanya disertai dengan gejala pada titik lain
  6. Bangkitan kejang yang terjadi juga biasanya ditemui pada sekitar 70% tumor otak dikorteks, 50% pasoen dengan astrositoma, 40% pada pasen meningioma, dan juga 25% pada kasus glioblastoma.

Jika Anda merasakan nyeri kepala yang terjadi dengan frekuensi waktu yang sering maka jangan disepelekan. Cobalah untuk melakukan pemeriksaan karena nyeri kepala berarti ada dua hal yang terjadi, yakni nyeri kepala ringan atau juga merupakan salah satu gejala dari suatu penyakit yang berbahaya seperti tumor otak. Selain itu, yang harus diperhatikan adalah nyeri otak harus dilakukan dengan cara yang komprehensif. Pengobatan dilakukan bukan hanya mengobati gejala nyeri kepala saja dengan menghilangkan nyeri kepalanya, namun juga dengan cara mendeteksi dan juga menyingkirkan dari munculnya penyebab keluhan ini. Jika obat nyeri kepala digunakan dengan tidak tepaat dan dengan dosis yang berlebihan, malah akan menyebabkan suatu ketergantungan dan juga menyebabkan nyeri kepala yang terjadi dengan berkepanjangan.

 

 


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in gejala tumor otak and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.