Penyebab Gejala Tumor Otak

Tidak ada yang tahu penyebab gejala tumor otak. Ilmuwan telah berupaya menentukan apakah ada faktor lingkungan atau genetic yang menyebabkan kanker otak, tapi dengan kebershasilan yang sedikit sekali. Jenis tumor yang pertumbuhannya paling cepat lebih umum terjadi saat orang bertambah tua, maka kelihatannya lebih banyak wanita yang menderita jenis tumor otak agresif ini, tapi hal itu karena mereka hidup lebih lama. Orang-orang selalu mencari penyebab lingkungan tumor otak yang potensial, tapi sejauh in tidak ada satupun penyebab yang teridentifikasi. Misalnya, pemakain telepon genggam yang meningkat telah membangkitkan kecurigaan bahwa perangkat itu bertanggung jawab atas peningkatan serupa dalam jumlah tumor yang dikenal sebagai tumor glial, tapi spekulasi itu tidak terangkat.

Pengobatan untuk penyebab gejala tumor otak bergantung pada lokasi dan sifat tumor otak. Beberapa tumor dapat diangkat seluruhnya lewat operasi. Dalam kasus lain, seperti tumor glial yang tumbuh lambat atau beberapa kanker yang menyebar dari organ lain ke otak, operasi pengangkatan tumor tidak lengkap, tapi dapat mengurangi gejala dan memperpanjang kualitas hidup sebagaimana yang dijalani dokter bedah yang menderita kanker paru-paru yang menyebar ke otaknya. Jenis tumor yang merupakann masalah pengobatan dalam bentuk tumor glial, gliobastoma. Tumor in lazimnya menyebar luas melalui otak. Operasi dapat membuktikan diagnosa, tetapi tidak bisa mengangkat semua tumor. Pascaoperasi, dokter memakai radiasi dan kemoterapi untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Baru-baru ini pengobatan tambahan ini hanya sebaguan yang sukses.

tumor pada otal

Di luar hasil mengecewakan dalam upaya mengobati gliobastoma pandangan terhadap penderita tumor otak telah membaik dengan luar biasa dalam tahun-tahun belakangan, khususnya berhubungan dengan tumor yang menyebar dari organ-organ lain (contohnya payudaraatau paru-paru). Sebelumnya, kalau otak terlibat, obat nyaris tidak berguna. Sekarang bagaimana pada dokter bedah yang kami ceritakan diatas, terdapat waktu-waktu saat pengobatan agresif, seringnya kombinasi operasi, radiasi dan kemoterapu dapat membuat perbedaan yang berarti. Beberapa tahun terakhir telah membawa kemajuan luar biasa dalam diagnosa dan pengobatan penyebab gejala tumor otak, termasuk bentuk pencitraan lebih baru untuk diagnosa cepat dan operasi pada otak yang digabung dengan panduan dan pencitraan (disebut operasi stereotaktik). Terbosan dalam mengangkat tumor adalah pemakain pisau gamma, dimana dokter bedah memusatkan radiasi dengan tepat ke tumor. Prosedur ini lebih cepat, lebih aman, dan jauh lebih mudah bagi orang tua daripada pendekatan operasi konvensional.

Banyak peneliti berusaha muncul dengan terapi lebih baik untuk tumor terberat, gliobastoma. Satu pendekatan adalah memasukkan obat penghancur kanker langsung ke dalam tumor dalam bentuk tablet berisi obat bubuk yang dikeluarkan dengan lambat. Pendekatan in memperpanjang kelangsungan dan kualitas hidup. Tetapi sejauh ini belum memproduksi obat.

Memang hingga saat ini belum diketahui penyebab gejala tumor otak yang sebenarnya, namun beberapa hal bisa menjadi pencetus dari terjadinya penyakit tumor otak. Beberapa penyebab gejala tumor otak diantaranya adalah :

  1. Faktor keturunan
    Faktor genetik atau faktor keturunan mempunyai suatu peran yang kecil pada terjadinya kasus tumor otak. Dan dibawah 5% pada penderita glioma biasanya mempunyai riwayat hidup salah satu anggota keluarga yang menderita tumor otak.
  2. Faktor lingkungan
    Prior Cranial irradiation yang merupakan satu-satunya untuk mengalami resiko yang membuat terjadinya neoplasma intrakranial
  3. Karakteristik gaya hidup
    Tumor otak yang tidak ada hubungannya dengan gaya hidup misalnya seperti merokok, mengonsumsi minuman yang beralkohol, atau juga untuk para pengguna ponsel.

Beberapa cara pemeriksaan untuk tumor otak seperti dibawah ini bisa mendukung :

pemeriksaan tumor otak

  1. MRI
    MRI melakukan salah satu jenis diagnosis yang paling baik yang dilakukan untuk tumor otak dengan cara menggunakan cranial MRI. MRI merupakan pemeriksaan pertama yang dilakukan untuk penyakit tumor otak. Namun MRI di lakukan jika penderita mengalami gejala kelainan pada intrakranial. MRI menggunakan magnetic field yang sangat bertenaga untuk menentukan dari nuclear magnetic spin dan juga resonansi yang sangat tepat pada terjadinya sebuah jaringan yang volumenya kecil. Jaringan yang berbeda yang dimiliki oleh nuclear magnetic spin dan resonansi yang berbeda.
  2. CT Scan
    CT Scan merupakan salah satu pemerikaaj tumor otak dengan menggunakan sinar X dan juga dengan menggunakan komputer yang akan menghasilkan suatu gambar pada organ tubuh manusia. CT Scan bisa digunakan jika MRI tidak tersedial. Tetapi, low grade dari tumor pada posterior fossa biasanya akan terlewatkan dengan CT scan.

Karena gejala tumor otak biasanya terjadi tergantung dari letak dan juga tingkat kecepatan pertumbuhannya. Tetapi biasanya gekala tumor otak muncul dengan samar dan biasanya akan dimulai dengan gangguan pada mental yang terjadi dengan sifat yang ringan yang bisa dirasakan oleh orang yang memiliki hubungan dekat dengan si penderita saja, misalnya mudah tersinggung, emosi yang labil, dan menjadi sering lupa, lamban atua menjadi kurang inisiatif, serta mengalami depresi.

Prognosis yang dilakukan pada penyakit tumor otak dilakukan tergantung dari jenis tumor otaknya. Untuk penyakit tumor otak glioblastoma multiforme yang sangat cepat membesar yang rata-rata survival time tanpa pengobatannya adalah sekitar 12 minggu, dengan melakukan terapi pada pembedahan yang dilakukan dengan optimal dan juga radiasi sekitar 32 minggu. Beberapa astrositoma yang tumbuh.

 


>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!


This entry was posted in gejala tumor otak and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.